Dalam panduan kali ini kami akan memberikan tips penulisan agar tulisan kamu bisa seperti tulisan jurnalis profesional. Penasaran? Langsung simak uraian di bawah ini, yuk!
1. Fakta: Berita harus memuat informasi fakta yang telah diuji validasinya.
2. Terkini: Berita berisi kejadian yang belum lama terjadi (update).
3. Berimbang: Tidak memihak satu pihak, tetapi netral.
4. Lengkap: Mengandung semua unsur berita, yaitu 5W + 1H
5. Menarik dan bermanfaat: Berita yang baik ditulis atau disiarkan secara menarik dan memiliki manfaat bagi masyarakat.
6. Sistematis: Disusun secara sistematis agar mudah dipahami.
Di poin nomor 4, disebutkan bahwa syarat berita harus lengkap, maksudnya mengandung semua unsur berita 5W+1H. Inilah rumus penting penulisan berita yang harus tertanam dalam kepala para jurnalis. 5W yang dimaksud adalah what, who, when, where, dan why. Sedangkan 1H adalah how.
What (apa): Apa yang terjadi.
Who (siapa): Siapa yang terlibat dalam peristiwa yang diberitakan.
When (kapan): Kapan peristiwa terjadi.
Where (di mana): Di mana peristiwa tersebut terjadi.
Why (kenapa): Berisi penjelasan latar belakang mengapa peristiwa terjadi.
How (bagaimana): Menguraikan bagaimana peristiwa terjadi.
Contoh:
A. Tetangga saya, Budi, makan siang di Warteg Barokah kemarin. Warteg tersebut dipilih Budi karena masakannya terkenal murah dan enak.
B. Presiden RI, Joko Widodo, makan siang di Warteg Barokah kemarin. Warteg tersebut dipilih Jokowi karena masakannya terkenal murah dan enak.
Menurut Anda, dari kedua contoh di atas, contoh manakah yang dapat dikategorikan sebagai berita? Apakah menurut Anda keduanya dapat dikategorikan berita karena telah memenuhi unsur 5W +1H? Mari simak penjelasan berikut ini.
Jika ditelaah, contoh A dan B sudah memenuhi semua unsur 5W +1H. Akan tetapi, contoh A tidak dapat dikategorikan sebagai berita, melainkan hanya informasi biasa. Sebab, subjek pada contoh A tidak memiliki daya tarik bagi masyarakat luas. Masyarakat tidak akan ingin tahu mengenai kegiatan seseorang yang tidak dikenalnya. Sedangkan subjek pada contoh B adalah tokoh yang dikenal luas oleh masyarakat, di mana setiap geraknya menjadi perhatian publik. Oleh karena itu, walaupun peristiwa pada contoh A dan B tidak ada yang berbeda, tetapi yang dapat dikategorikan sebagai berita adalah contoh B.
Demikian panduan konten kali ini. Kami harap dapat membantu Anda yang senang menulis dengan gaya jurnalisme dan memiliki cita-cita untuk menjadi jurnalis profesional.